Selasa, 02 Desember 2014

Indahnya Perjuangan Mencapai Dermaga Muara Angke


Sebenarnya tidak masalah dengan naik kapal penyeberangan masyarakat. Memang waktu tempuhnya lebih lama dibandingkan dengan speed boat. Dari soal kenyamanan sih tidak bermasalah juga, toh di kapal penyeberangan masyarakat bisa menikmati angin laut yang sepoi-sepoi sepuasnya.

Dari soal harga tentu saja jauh lebih murah kapal penyeberangan masyarakat dibandingkan dengan speed boat. Apalagi dengan naik kapal penyeberangan masyarakat tidak perlu membayar tiket masuk pelabuhan. Beda halnya jika naik speed boat yang hars membayar tiket masuk Ancol yang harganya hampir mendekati harga tiket Kapal Penyeberangan Masyarakat. 


Hanya saja, pelabuhan Muara Angke memang sudah saatnya dibenahi. BAyangkan saja, kapal yang ada di sana bisa berjajar hingga 4 kapal. Itu artinya jika kapal kita berada pada deretan keempat maka kita harus berjalan melompati tiga kapal untuk bisa mencapai kapal yang kita tuju. 

Bagi yang sudah terbiasa OK lah. Tapi ada banyak juga lho penumpang anak-anak dan lansia. Sehingga kalau menurutku sebenarnya pelabuhan kapal penyeberangan masyarakat Muara Angke ini sangat tidak layak. Dari segi keamanan juga sangat tidak memenuhi syarat. Sewaktu-waktu jika kita tidak berhati-hati bisa saja jatuh ke bawah yang lumayan keruh airnya. 

Tapi seburuk apapun kondisinya yang namanya liburan harus selalu dinikmati. Jadi perjuangan mencapai pelabuhan Muara Angke dari kapal penyeberangan masyarakat anggap saja sebuah pengalaman yang menyenangkan dan tidak akan pernah terlupakan. 
Reaksi:
0

0 komentar:

Posting Komentar