Senin, 20 Oktober 2014

Snorkeling Di Pulau Dolphin Kepulauan Seribu

Pulau Dolphin 
Perlu waktu sekitar 30 menit perjalanan dari Pulau harapan menuju Pulau Dolphin dengan naik perahu kecil. Harga sewa perahu di Pulau harapan adalah 350-400 ribu rupiah. Perahu ini bisa kita gunakan seharian. Biasanya sejak kita turun dari kapal penyeberangan rakyat yaitu sekitar pukul 12 siang hingga senja tiba. 


Pulau Bulat 
Dalam perjalanan ke Pulau Dolphin kita akan melewati pulau Bulat. Ini adalah pulau kecil yang merupakan Privat Island. Kata si mas pengemudi perahu pemilik Pulau Bulat ini adalah keluarga presiden kedua Indonesia. 

Pulau Dolphin merupakan pulau tanpa penghuni. JAdi jangan harap menemukan toilet di sini. Selain untuk snorkeling, Pulau Dolphin ini biasanya dikunjungi untuk camping. 


Perahu kami merapat di pantai putih di satah satu sudut pulau Dolphin. Di sini juga ada para penjual kopi serta gorengan dan mie instan matang juga kelapa muda. Biasanya setelah melakukan snorkeling kita akan merasa lapar dan haus. Ibu-ibu pedagang di sini sangat pandai memanfaatkan peluang sepertinya. 

Harga makanan di sini tergolong wajar.
Gorengan Rp 2.000/pc
Kopi susu Rp 5.000/gelas 
Kelapa muda Rp 15.000/buah


Sebelum kami datang sepertinya sudah ada beberapa perahu yang ada di sini. Setelah kami datang pun masih ada beberapa perahu lagi yang datang. Bahkan ada sebuah perahu yang berisi wanita-wanita yang berpakaian bikini. Cuma kayaknya mereka salah kostum deh. Karena pulau dolphin ini bukan pulau pribadi, jadi ada banyak orang yang datang ke sini. 


Ada beberapa sisi pulau yang merupakan spot snorkeling. Tapi kita perlu hati-hati karena di sini ada anyak bulu babi. Kata Pita yang sempat snorkeling agak jauh dari pantai menemukan beberapa kelompok bulu babi. MAsing-masing kelompok terdiri dari lebih dari 10 ekor bulu babi. 

Bulu babi (Echinodea) disebut juga sebagai landak laut. Bentuknya bulat dan memiliki duri pada kulitnya. Jika tertusuk duri-duri bulu babi ini maka kulit akan terasa gatal. Jadi kita harus berhati-hati jika berenang di perairan sekitar Pulau Dolphin ini. 


Ketika perjalanan pulang, kita bisa melihat terumbu karang dan ikan yang berwarna-warni dari atas perahu. Ini karena terumbu karang yang ada di sini hidup di perairan yang dangkal dan masih bening. 


Reaksi:
5

5 komentar:

  1. Jalan-jalan ke kepulauan seribu oasti banyak cerita, apalagi kalau naik kapal totok kayu, pati mana kisah kehidupan bawah lautnya ?

    Salam

    BalasHapus
  2. Pulau yang indah dan tempat yang asyik untuk snorkeling ya Mba.

    BalasHapus
  3. kayanya snorkling teh mirip sama kalau saya nyelem di kali gituh kan?

    BalasHapus
  4. keren banget nich mbak Astri, jalan-jalan terus..
    btw ramai juga ya mbak yang datang ke pulau dolphin tersebut, tapi kok bisa tidak ada toiletnya ya..

    BalasHapus