Sabtu, 04 Oktober 2014

Melihat Lebih Dekat Kuil Tertua Di Macau

"Kuil A-Ma bahkan sudah ada sebelum kota Macau sendiri ada.


Salah satu bangunan yang paling tua di Macau dan telah diakui oleh Unesco sebagai Warisan Budaya Dunia adalah Kuil A-ma Atau A-Ma Temple. Bahkan kuil itu sudah ada sebelum kota Macau sendiri muncul. Kuil A-Ma terletak di tenggara Semenanjung Macau dan merupakan titik awal sejarah kota Macau. Dari kuil ini jugalah nama Macau berasal. 

Kita bisa datang ke Macau dengan naik pesawat menuju Bandara Macau yang berada di ujung Pulau Taipa. Uniknya, Bandara yang mulai beroperasi pada tahun 1995 ini berbtasan langsung dengan laut, bahkan landasan pacunya berada di atas permukaan air laut. Selain itu kita juga bisa naik kapal ferry dari Hongkong yang memakan waktu perjalanan kurang lebih selama 1 jam. 

Jika ingin berkeliling Kota Macau kita bisa mengandalkan transportasi bus. Bahkan kita juga bisa berjalan kaki karena Macau merupakan kota yang tidak begitu luas. Penduduk Macau mahir berbahasa Inggris, sehingga kita bisa berkomunikasi dengan mudah. Di kota ini ada banyak bangunan dengan arsitektur campuran Cina-Portugis. 

Legenda Kuil A-Ma 

Kuil A-ma dibangun pada masa dinasti Ming sekitar tahun 1368-1644. JAdi ini adalah kuil yang tertua di Macau. Kuil ini juga menjadi tempat pertama kalinya bangsa Portugis mendarat di Macau yang merupakan titik awal dari sejarah kota Macau. Bahkan nama kota Macau juga berasal dari nama kuil ini. A-Ma-Gau artinya adalah tempa A-Ma. 

Kuil A-Ma dibangun utuk memperingati Matsu, Dewi pelaut dan nelayan.Nama A-Ma senidri merupakan nama dari gadis miskin yang ingin ikut berlayar dengan kapal seorang pedagang kaya namun tidak diijinkan. Hanya seorang nelayan miskin sajalah yang mengijinkan gadis itu ikut bersamanya. 

Ketika mereka sampai di tengah lautan tiba-tiba badai datang. Tidak ada satupun kapal yang selamat dari terjangan ombak. Namun anehnya kapal si nelayan miskin itu bisa selamat. Ketika sampai di Macau, gadis itu menghilang dan menjelma menjadi seorang Dewi di tempat nelayan membangun kuil. Hingga kini kuil terebut dikenal dengan nama gadis tersebut yaitu kuil A-Ma . 



Bangunan kuil A-Ma 

Di pintu masuk kuil ini kita akan disambut sebuah batu besar yang terdapat ukiran benda pelayaran tradisional. Ada juga batu besar lain yang diukir dengan karakter merah yang isinya adalah doa minta restu pada dewa. Kuil ini sendiri dibangun dengan inspirasi konfusianisme, taoisme, budhisme juga keyakinan rakyat. 

Di dalam kuil terdapat berbagai pavilion yang didedikasikan guna menyembah dewa-dewa yang berbeda. Baian dalam kuil A-ma ini terdiri dari 
• Pavilion gate 
• Arch Memorial 
• Hall doa 
• Aula Kebajikan 
• Aula Guanyin 
• Paviliun Budha (Zhengjiao chanlin) 

Halaman kuil ini dibangun datas bukit berbatu yang disambung dengan jalan berputar melewati gerbang bulan serta taman-taman kecil. Fasad bagian depan Kuil dilengkapi dengan gerbang dengan hiasan patung-patung serta dinding warna-warni. Di pintu masuk halaman juga dinyalakan kembang api untuk mengusir roh jahat. Kuil ini dikellingi oleh tembok yang runcing yang berguna untuk melindungi dari bahaya kebakaran. Suasana di luar kuil terasa teduh karena banyak sekali pepohonan rindang. 

Tiga pavilion memiliki beberapa patung Dewi A-Ma juga model meriam, kapal juga kapel yang digunakan untuk dewa-dewa agama Budha dan Tao. Ketiga kuil ini memang didedikasikan untuk Dewi A-Ma. Sedangkan kuil yang paling atas merupakan kuil yang digunakan untuk menyembah Kuda Lam. Kuil memiliki atap yang indah sehingga terlihat berbeda dari kuil yang lainnya. 

Menebak keberuntungan di Kuil A-Ma 

Di kuil ini tentu saja kita bisa melihat-lihat para penduduk lokal yang melakukan sembahyang. Mereka membawa aneka buah-buahan untuk dipersembahkan pada Dewa. Ada dupa yang dibakar dengan kepulan asap yang menyebarkan aroma wangi yang khas. 

Di sini kita juga bisa melihat perttunjukan Barongsai jika berkunjung di akhir pekan. Pada setiap akhir tahun baru China, kuil ini juga sering didatangi untuk berdoa guna mendapatkan keberuntungan. Jika ingin melihat festival A-Ma maka waktu yang tepat untuk berkunjung ke sini adalah pada tanggal 23 bulan 3 pada penanggalan China. 

Ada satu ritual unik yang bisa kita lakukan jika berkunjung ke sini. Kita bisa datang di pavilion kedua, disini biasanya sudah ada antrian orang-orang yang juga ingin menebak keberuntungan . Di sini ada sebuah baskom tembaga berisi air yang direkatkan kuat pada sebuah meja batu. 

Kita harus melempar sebuah koin ke dalam baskom, kemudian meletakkan kedua telapak tangan pada pegangan baskom dan menggesek-gesekkannya, maka air dalam baskom akan memercik. Jika air memercik ke atas itu adalah tanda keberuntungan bagi orang tersebut. 

Berkunjung Ke kuil A-Ma 

Kita bisa datang ke Kuil A-Ma yang berada di Barra Square ini setiap hari pada jam 7.00 hingga 6.00. Selain menggunkaan taksi, transportasi yang bisa kita gunakan adalah bis TCM nomer 10A . 

Tidak ada biaya yang dipungut jika kita mengunjungi kuil ini, alias Gratis. Di kiri kanan jalan sekitar kuil juga ada pedagang yang menjual air mineral serta payung lipat. Hampir semua payung yang dijajakan di sini warnanya gelap seperti biru dongker, hitam , merah tua atau hijau gelap. 

MOtifnya pun juga sederhana seperti kotak-kotak tanpa ada tulisan dengan huruf mandarin bahkan tulisan Macau dalam huruf yang biasa kita kenal. Para pedagang yang ada di sini pun sebagian besar hanya bisa berbahasa Kanton.






Reaksi:
10

10 komentar:

  1. Bila dilihat dari jauh kuil tertua di Macau ini, kita juga bisa menebak keberuntungan kita ga ya untuk bisa jalan-jalan ke Macau gratis ? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bisa ke Macau Gratis mas .... siapapun yang mau kasih gratisan :D

      Hapus
  2. ijin menyimak gan, sukses selalu

    BalasHapus
  3. ooo gituh ya, kalau demikian berarti kuil a-Ma ini adik angkatan saya donhg, sebab saat kuil ini peletakan batu pertama, kala itu saya yang jadi juru dokumentasinya...keren kan saya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya deh ... MAng lembu selalu keren ... tapi komennya gak pernah keren :D

      Hapus
  4. wisatanya jauh banget mba :D
    ikut doongggg ...

    BalasHapus