Kamis, 11 September 2014

Wonderful Indonesia - Empat Alasan Ke Raja Ampat


Siapapun pasti tergoda untuk datang ke Raja Ampat. Surga yang ada di sekitar kepala burung Papua Barat ini bisa dicapai dengan jalur udara maupun laut. Kita perlu pergi ke Sorong terlebih dahulu baru kemudian melanjutkan perjalanan ke Raja Ampat dengan naik pesawat kecil Susi Air yang berkapasitas sekitar 14 orang. 

Jika melalui jalur laut dari Sorong kita bisa naik kapal kayu maupun kapal feri ke Waisai yang berangkat setiap hari. Perjalanan dengan kapal feri memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam, jika memakai kapal kayu harganya lebih murah namun waktu tempuhnya juga lama yaitu sekitar 5-6 jam. Kapal Feri berangkat dari Pelabuhan Sorong pada pukul 13.00. Sedangkan kapal feri dari Waisai berangkat pukul 11.00. 


Waisai merupakan ibukota kabupaten Raja Ampat yang berada di Pulau Waigeo. Kabupaten Raja Ampat merupakan kabupaten baru hasil pemekaran dari kabupaten Sorong pada tahun 2003. Luas wilayah Raja Ampat 46.000 km2 dengan 610 pulau, 35 pulau diantaranya merupakan pulau berpenghuni. Daratan yang ada di Raja Ampat seluas 6.000 km2 sedangkan sisanya yaitu 40.000 km2 merupakan lautan. Kabupaten ini dihuni oleh penduduk sebanyak 31.000 jiwa. 


Ada 4 alasan mengapa kita harus ke Raja Ampat yaitu : 


1. Petualangan Mengelilingi Pulau Yang Menantang 


Raja Ampat memiliki 4 pulau utama yang bergunung-gunung serta pulau-pulau karang yang unik. Di Raja Ampat kita bisa berpetualang di bawah laut dengan diving maupun snorkeling. Mengelilingi kepulauan Raja Ampat juga akan menjadi petualangan yang menantang. Jika ingin berkeliling Raja Ampat kita bisa menyewa Speed boat dengan kapasitas 15-20 orang . Atau kita juga bisa menyewa long boat (perahu panjang) yang harganya lebih murah dengan kapasitas 10 orang. Tentu saja waktu tempuh long boat akan lebih lama dibandingkan dengan speed boat. 



Kita bisa datang ke Waigeo Selatan dan mengunjungi Kabui Bay. Jika berkunjung ke Teluk Kabui, selain bisa menikmati pemandangan alam yang indah, maka kita juga bisa datang ke dalam gua yang didalamnya tersimpan banyak sekali tengkorak manusia. JIka ingin melihat tempat bersejarah Raja Ampat datang saja ke Kali Raja. Di Desa Yenwaupor serta Sawinggrai kita bisa melihat berbagai jenis burung. 

JIka ingin menyelam maka kita bisa datang ke Arborek. DI sini kita akan menyelam sambil menyaksikan ikan-ikan pari yang berenang. Didesa Sawandarek kita bisa menikmati pantai berpasir putih serta bebek laut juga menikmati keindahan karang. Kita bisa juga menyelam di Barat Waigeo, Batanta dan Kofiau. Jika ingin menikmati pulau karang maka datanglah ke Kepulauan Wayag. 


Kita bisa datang ke pulau Mioskon. Di pulau kecil tak berpenghuni ini kita bisa menikmati pemandangan yang indah serta melihat kelelawar besar yang terbang di sore hari. Ada juga pulau kecil dengan pasir putih yang indah bernama Pulau Friwen. DI tempat ini kita bisa melihat burung Cendrawasih merah. 


Di Pulau Saonek kita bisa menikmati indahnya pasir putih juga melihat matahari terbit maupun terbenam. Di sini juga terdapat industri ikan asin rumahan. Di Painemo kita bisa berenang serta menikmati pulau-pulau karang kecil yang dikelilingi oleh air jernih serta bukit-bukit yang ditutupi vegetasi hijau. Pemandangan yang hampir sama juga bisa dinikmati di Hidden bay di Pulau Gam. 


Pulau Wayag merupakan ikon Raja Ampat. Di sini ada sekelompok pulau karang batu kapur yang tersebar di lautan. Untuk bisa melihat pemandangan yang indah di pulau ini kita harus mendaki bukit selama 20-30 menit. 


JIka ingin melihat Cendrawasih merah serta Cendrawasih Botak maka kita bisa datang ke Pulau Batanta. Ini merupakan pulau terkecil diantara keempat pulau besar yang ada di Raja Ampat. Cendrawasih botak juga bisa dilihat di Wallebet yang berada di selatan pulau Batanta. Di dekat pulau Batanta ada Pulau Dayan yang merupakan tempat hidup kepiting kenari. 


Berikut ini adalah tips berpetualang di raja Ampat : 

Datanglah pada bulan Oktober hingga November karena pada saat ini laut tenang dengan keindahan pemandangan yang sempurna. 
Siapkan peralatan untuk memotret keindahan bawah laut. 
Siapkan obat nyamuk dan obat anti malaria karena di sini banyak nyamuk. 

2. Keindahan Alam Bawah Laut Yang Menakjubkan 


Raja Ampat merupakan tempat wisata terbaik di dunia. Kelengkapan hayati bawah laut baik itu flora maupun faunanya adalah nomer satu di dunia. Di sini ada 1.320 species ikan, 5 species penyu laut yang masih langka, 57 species udang mantis, 13 species mamalia laut, juga 27 species ikan langka yang hanya ada di wilayah perairan Raja Ampat ini. 



Dari seluruh jumlah species karang yang ada di dunia, maka 75 % nya berada di Raja Ampat. Jumlah ini setara dengan 10 kali lipat dari jumlah karang yang ditemukan diseluruh kepulauan Karibia. Hingga saat ini ada sekitar 600 species karang, 1.511 species ikan serta 700 jenis molusca yang tercatat. 

Jika ingin menyelam dan melihat keindahan alam bawah laut Raja Ampat, maka kita bisa menyewa alat selam berikut jasa pemandu dengan harga Rp 450.000 – Rp 500.000. Di dalam laut kita bisa bertemu dengan kuda laut kerdil, barracuda bahkan ikan dugong juga penyu laut. Waku terbaik untuk menyelam diperairan Raja Ampat adalah sepanjang tahun. 


Cuaca di Raja Ampat cerah dengan hari hujan paling sering pada bulan Mei hingga September. Suhu dalam air dalam kisaran 28 ⁰ C dengan visibilitas dari 10-30 meter. Kedalaman penyelaman berkisar antara 10-40 meter. 


Selain menyelam kita juga melakukan snorkeling dengan melihat karang di perairan dangkal. Snorkeling bisa dilakukan di depan Kri Eco resort maupun Sorido Bay resort. Di sana terdapat rumah karang , kura-kura juga hiu karang yang masih remaja. 


Jika melakukan penyelaman di Arborek maka kita bisa mendapatkan pemandangan bawah laut yang menakjubkan diantaranya ikan badut dan ikan giru. Hanya saja kita perlu berhati-hati karena pada saat-saat tertentu di sekitar terumbu karang banyak muncul ubur-ubur yang bisa membuat tubuh gatal-gatal. Selain itu ada juga ular laut yang kulitnya hitam-putih, ular ini sewaktu-waktu bisa menyengat. 


3. Budaya Lokal Yang Menggoda 


Raja Ampat berarti Empat Raja. Sesuai dengan Mitos yang berkembang di masyarakat, Empat Raja yang dimaksud di sini adalah keempat pulau besar yaitu Waigeo, Salawati, Batanta serta Misoi. Di empat pulau ini budaya lokal masih terus terjaga hingga saat ini dan menjadi pendukung wisata yang potensial. 



Pulau Misoi misalnya merupakan sebuah pulau yang terkenal sebagai penghasil batu kuno. Pada bagian barat serta utara Waigeo kita bisa melihat pertunjukan suling bambu tradisional yang dikenal dengan suling tambur. Hanya saja pertunjukan ini baru bisa disaksikan pada acara festival keagamaan, pada hari kemerdekaan 17 Agustus ataupun pada saat ada kunjungan pejabat ke tempat tersebut.

Di Pulau Arborek kita bisa mendapatkan noken, yaitu tas kerajinan tangan khas Papua yang dibuat dari serat pohon. DI Desa Saonek kita bisa melihat tari Salay. Sedangkan di Desa Arborek kita bisa melihat kerajinan anyaman. Di desa wisata Sawinggrai yang berada di Pulau Gam kita bisa memberi makan ikan dengan tangan di dermaga desa. Pada sat yang sama kita juga bisa mengamati burung Cendrawasih Merah dari Bukit manjai. 


Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Raja Ampat tidak membeli oleh-oleh. Di sini kita bisa memilih oleh-oleh yang juga mengigatkan kita pada budaya masyarakat Raja Ampat. Seperti misalnya patung suku asmat, Kain tradisional khas Raja Ampat, Alat musik tradisional Raja Ampat yaitu suling dan tambur. 


4. Kearifan Lokal Yang Selalu Terjaga 


Raja Ampat adalah surga di timur Indonesia. Jika ingin berkeliling kepulauan ini, maka pemandu lokal yang kebanyakan merupakan nelayan setempat selalu siap mengantar. Di tempat ini sebagai bentuk penghormatan bagi penduduk setempat, biasanya para nelayan tersebut akan sangat senang jika diberi buah pinang atau permen. 


Dengan memberikan kedua benda tersebut merupakan bentuk sopan santun. Ada kebiasaan menarik para nelayan di Raja Ampat. Mereka sangat senang berkumpul saling bertukar cerita lucu. Sebagai hidangan atau camilan mereka adalah buah pinang. 


Di Tomolol kita bisa melihat gua-gua dengan lukisan telapak tangan manusia serta hewan yang sangat besar. Masyarakat di sini meyakini bahwa lukisan tersebut merupakan hasil karya para penghuni gua yang tinggal di sini pada masa pra sejarah dulu. 


Kearifan lokal yang masih terjaga bisa kita lihat juga di Utara Waigeo. Di sini ada sebuah gua dari masa Perang Dunia II yang merupakan bungker bagi pasukan Belanda di masa pendudukan jepang dulu. Masyarakat setempat kadang melakukan tarian perang di sini. 


Di Raja Ampat terdapat sebuah pulau yang memiliki pasir unik. Masyarakat setempat menyebutnya Zanqblaat. Di sini kita bisa melihat ibu-ibu maupun anak-anak dari suku setempat menangkap cacing laut yang dikenal sebagai insonem. 


Di timur Waigeo tepatnya di depan desa Urbinasopen dan Yesner bisa kita lihat hantu laut. Ini sebenarnya merupakan fenomena unik yang hanya bisa dijumpai pad aakhir tahun. Di sini akan muncul sinar yang berasal dari dalam laut dan mengitari permukaan laut selama kurang lebih 10-18 menit. 


Ada lagi kearifan lokal yang bisa kita nikmati di sini yaitu mencicipi sup khas Raja Ampat. Masakan khas ini berupa sup ikan kuning. Kehidupan penduduk lokal dalam menangkap ikan secara tradisional bisa kita lihat diteluk Mayalibit yang berada di Pulau Waigeo. Di Teluk ini kita juga bisa menjumpai kerajinan anyaman serta kerajinan tangan berupa patung bentuk manusia dan hewan. 


Menginap DI Raja Ampat 



Jika ingin menginap di Raja Ampat kita bisa memilih beberapa penginapan yang ada di Waisai. Di sana ada hotel dengan harga menengah yaitu sekitar Rp 300.000 – 400.000 / malam. Ada Waiwo Dive Resort yang terdiri dari 12 cottage bernuansa alam papua. Harga Cottage ini berkisar antara Rp 450.000 – Rp 500.000/ malam . Harga tersebut sudah termasuk makan selama tinggal. Masih di pulau yang sama , kita juga bisa memilih menginap di Acrophora Cottage and restaurant. Harga menginap di sini berkisar antara Rp 480.000 – Rp 600.000 / bungalow/ malam.Setiap bungalow terdiri dari dua kamar tidur dan satu ruang tamu serta kamar mandi. 

Selain itu ada juga hotel sekelas resort Internasional. Seperti misalnya The Cove di Pulau Yeben yang memasang tarif US$2.300 untuk 7 hari atau sekitar Rp 4 jutaan/ malam. Jika ingin menginap di tempat dengan nuansa Bali maka kta bisa memilih Raja AMpat Dive Lodge (RADL) yang berada di Pulau Mansuar. Di sini kita bisa menikmati pemandangan pulau dengan hutan tropis sekaligus pemandangan laut. Tarif menginap di sini sekitar US$ 165 – US$ 230 / malam. 


Menginap di homestay yang berada diperkampungan penduduk juga bisa menjadi pilihan. Kita bisa datang di Desa Sawinggrai untuk menikmati sensasi menginap di atas laut. Homestay di sini dibangun dengan pondasi kayu dengan kamar berada di atas laut seperti layaknya dermaga. Harag menginap disini Rp 500.000/ orang/malam sudah termasuk makan 3 x sehari. Uniknya di sini kita juga bisa memberi makan ikan serta melihat atraksi cendrawasih menari. Sedangkan harga homestay di Arborek lebih murah yaitu Rp 350.000/ orang/malam sudah termasuk makan serta snorkeling dan wisata keliling desa. 


Sumber Bacaan 
http://travel.kompas.com/ 
http://www.jawapos.com/ 
http://www.gorajaampat.com/ 
http://www.indonesia.travel/id/destination/248/raja-ampat 

Foto : 

http://www.gorajaampat.com/ 
http://www.indonesia.travel/id/destination/248/raja-ampat 

Reaksi:
16

16 komentar:

  1. Kenapa aku ga di ajak ke Raja Ampat, cuman di tinggalin sate kambing doang ;((

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ntar gue kasih postingan sate juga mas ... gak usah nangis gitu :D

      Hapus
    2. Okellah kalau begitu kaka...... nanti kirim oleh-olehnya ya ?

      Hapus
  2. Siapapun pasti pengen ke Raja Ampat. Cantiknya bak surga ya Mak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Raja Ampat itu Surga dunia mak Ika :)

      Hapus
  3. Mampir dulu ke mari ah, pengen baca-baca tempat wisata seru... Raja Ampat memang indah ya, tanah papua memang wonderful indonesia.. banyak yang masih alami

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada banyak pulau dengan banyak keunikan di Raja Ampat mas :)

      Hapus
  4. setelah nonton video nya jadi kangen dengan keindahan dalam lautnya itu loch...menakjubkan banget...rencananya akhir bulan depan mau liburan lagi ke Raja Ampat....keren kan saya?

    BalasHapus
  5. Iya keren pake banget mas ... jangan lupa aku diajak ya kalau ke Raja Ampat :D

    BalasHapus
  6. Uhh Raja Ampat kapan yah bisa sampe san sy mbak astri hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku doakan suatu saat nanti bisa ke Raja Ampat :)

      Hapus
  7. Indonesia, Atlantis yang hilang. Indonesia, Surga Dunia. Wisata di Indonesia tidak kalah saing dengan negara lain ya mbak. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Indonesia memang surga pariwisata ... sayangnya akomodasinya belum mudah ... seandainya akomodasi semua daerah sebaik bali atau jogja ... pasti Indoensia akan kaya dari sektor pariwisata :)

      Hapus
  8. Mba Astri jauh amat jalan2 nya sampai ke Raja Ampat hehehe, indah pemandangannya mba, saya juga jdi pengen kesana :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lha aku juga pengen mas ke Raja Ampat :D

      Hapus