Minggu, 14 September 2014

Macau Kota Warisan Budaya Dunia

Macau merupakan daerah administrative khusus yang berada di Propinsi Guangdong dengan luas wilayah 30.3 km2. Tepatnya di tepi barat Sungai Pearl Delta bersebelahan dengan kota Daratan Zhuhai dan berjarak 60 kilometer di sebelah timur Hongkong. Wilayah Macau terdiri dari Semenanjung Macau dengan luas 9.3 km2, Pulau Taipa 7.6 km2, Coloane 7.6 km2 serta daerah reklamasi Cotal 6 km2. 

Pusat dari Macau adalah Macau Peninsula. Dari sini ada tiga jembatan jalan yang menghubungkan dengan 2 wilayah Macau yang lain yaitu Taipa dan Kepulauan Coloane. Di tanah reklamasi antara Taipa dan Coloane terdapat distrik baru yang dikenal sebagai Cotal. Di sinilah terdapat resort dan hotel besar berskala Internasional yang didukung dengan infrastruktur baru. 


Arsitektur kota , seni, agama, tradisi juga makanan masyarakat Macau didominasi oleh perpaduan budaya Cina, Barat dan Portugis. Ini karena bangsa Portugis telah menetap di Macau sejak abad ke-16. Baru pada tanggal 20 Desember 1999 Macau menjadi Daerah Administrasi Khusus Republik Rakyat Cina. Bangunan unik yang ada di kota Macau tetap terpelihara dengan baik serta dijadikan sebagai pusat sejarah. Hal ini diakui juga oleh UNESCO dengan menetapkan Pusat Pusat Sejarah Macau dalam daftar warisan dunia pada tahun 2005. 


Dengan adanya 25 monumen kuno serta taman dan tempat ibadah yang terdaftar dalam Daftar Warisan Dunia, kini Macau menempatkan dirinya sebagai Pusat Pariwisata Dunia. Macau telah berkembang menjadi sebuah kota dengan tujuan wisata bertaraf Internasional dengan salah satu andalannya adalah wisata warisan budaya dunia. 


1. Kuil A-ma 



Ini merupakan kuil tertua di Macau. Bahkan kuil ini sudah ada sebelum kota Macau sendiri ada. Kuil yang berada di kawasan Barra Square ini mulai buka pada jam 07.00 hingga 06.00. Bangunan kuil ini terdiri dari Pavilion Gate, Arch Memorial, Hall Doa, Aula Kebajikan, Aula Guanyin serta Zhengjiao Chanlin atau yang dikenal sebagai Paviliun Budha. 

Kuil ini sendiri terinspirasi oleh konfusianisme, taoisme, Buddhisme serta keyakinan rakyat banyak. Paviliun yang ada di kuil ini pun dibangun untuk menyembah dewa-dewa yang berbeda. Pembangunan kuil ini merupakan representasi dari teladan budaya Cina. 


2. Moorish Barracks 



Saat ini gedung yang dikenal sebagai barak Moor ini merupakan markas Badan Kelautan dan Perairan. Dulu gedung yang dibangun pada tahun 1874 ini merupakan tempat yang digunakan untuk mengakomodasi resimen India yang datang dari Goa. Resimen ini didatangkan untuk memperkuat kepolisian Macau pada saat itu. Bangunan barak ini merupakan integrasi dari arsitektur neo klasik dan pengaruh Moghui. Jika ingin berkunjung ke barak ini kita bisa mendatangi Calcada da Barra pada jam 09.00 hingga 18.00. 

3. Lilau Square 



Daerah ini merupakan kawasan perumahan Portugis pertama di Macau. Sehingga di sini kita bisa melihat bangunan rumah peninggalan Portugis yangmasih terjaga dengan baik. Ada kata-kata orang Portugis yang terkenal di sini, “ orang yang minum dari Lilau tak kan pernah melupakan Maau.” 

4. Mandarin’s House 



Bangunan ini merupakan rumah tradisional Cina yang dibanguun sekitar tahun 1869. DUlunya bangunan ini dihuni oleh tokoh sastra CIna bernama Zheng Guanying. Rumah ini terdiri dari halaman rumah serta bangunan rumah yang dilengkapi ornament campuran Cina dan Barat. Di sini ada ornament batu bata abu-abu yang merupakana ornament melengkung serta jendela kayu khas Cina dengan panel jendela yang dilengkapi mutiara dari India. 

Rumah tradisional Cina ini bisa dilihat di Antonio da Silva Lane no.10. Kita bisa mengunjunginya dan masuk secara gratis. Rumah ini dibuka sejak jam 10.00 – 06.00 setiap hari kecuali hari Rabu. Informasi lebih lengkap mengenai rumah tradisional Cina ini juga bisa dilihat di http://www.wh.mo/mandarinhouse 


5. Gereja St. Lawrence 



Gereja ini menghadap ke laut dan berada di pantai selatan Macau. Merupakan salah satu dari tiga gereja tertua di Macau. Dulunya gereja ini dibangun oleh para Yesult pada pertengahan abad ke-16 dan diakuisisi pada tahun 1846. Jadi tidak heran kalau bangunan ini memiliki struktur Neo-klasik dengan inspirasi dekorasi Baroque. Gereja yang berada di Rua de Sao Lourenco ini dibuka pada jam 10.00 hingga 17.00. 

6. Gereja Dan Seminari St. Joseph 



Dua bangunan ini , yaitu gedung Seminari dan Gereja St Joseph berdiri berdekatan di Rua do Seminario. Gedung seminari tidka terbuka untuk umum. Namun gereja dibuka sejak pukul 10.00 hingga 17.00. 

Bangunan Seminari didirikan pada tahun 1728 bersama dengan Universitas St Paul’s. Bangunan ini dulu merupakan basis utama dari kegiatan misionaris di Cina, Jepang dan sekitarnya. Di Seminari St Joseph ini diajarkan kurikulum akademik yang setara dengan universitas. Atas keberhasilannya ini Ratu Portugis Dona Maria I pada tahun 1800 memberikan gelar kerajaan yaitu “ House of the Mission Congregation”. Sedangkan bangunan gereja St Joseph dibangun pada tahun 1758. Arsitektur kedua bangunan ini menjadi teladan bagi arsitektur Baroque di Cina. 


7. St. Agustine Square 



St. Agustine Square merupakan sebuah alun-alun dengan trotoar batu khas Portugis. Di sekitar alun-alun ini terdapat bangunan tua diantaranya gereja St. Agustine, Teather Dom Pedro V, Seminari St Joseph serta perpustakaan Sir Robert Ho Tung. 

8. Teater Dom Pedro V 



Bangunan yang berada di kawasan St. Agustine Square ini merupakan teater yang bergaya barat pertama di Cina. Dibangun pada tahun 1860 dengan kapasitas 300 tempat duduk. Hingga kini gedung teater ini masih digunakan dalam acara-acara publik yang penting juga berbagai perayaan masyarakat Macau. Kita bisa berkunjung ke gedung ini setiap hari kecuali hari Selasa pada jam 10.00-06.00. 

9. Perpustakaan Sir Robert Ho Tung 



Gedung yang berada di St. Agustine Square no. 3 ini buka dari hari Senin hingga Sabtu pada pukul 10.00-19.00. Sedangkan pada hari Minggu dibuka sejak jam 11.00 – 19.00. Dulu bangunan ini merupakan kediaman Dona Carolina Cunha yang dibangun sekitar tahun 1918. Kemudian dibeli oleh seorang pengusaha bernama Sir Robert Ho Tung pada tahun 1918 dan digunakan sebagai tempat pengasingannya. Hingga akhirnya ia meninggal pada tahun 1955 dan bangunan tersebut diserahkan pada pemerintah Macau dan dijadikan sebagai perpustakaan umum. 

10. Gereja St. Augustine 



Gereja St. Agustine berada di kawasan Alun-alun St. Agustine No.2. Gereja ini dibuka sejak jam 10.00 – 18.00. Yang terkenal dari gereja ini adalah diselenggarakannya prosesi Paskah setiap tahun yang melibatkan ribuan umat. Gereja ini dibangun pertama kali oleh para Augustinian Spanyol pada tahun 1591. Oleh masyarakat Tionghoa gereja ini juga dikenal sebagai Long Song Miu atau Kuil Naga berkumis panjang. Ini karena bila dilihat dari kejauhan gereja ini akan terlihat seperti kumis naga yang melambai di udara. Kumis naga ini adalah daun-daun palem yang digunakan oleh para pendeta untuk memperkuat atap pada saat hujan deras. 

11. Gedung Leal Senado 



Gedung Leal Senado merupakan balai kota pertama di Macau. Di dalam gedung yang dibangun pada tahun 1794 ini terdapat ruang pertemuan di lantai pertama. Ruangan tersebut menghadap ruang perpustakaan dan dihias dengan ukiran yang cukup rumit mirip dengan ukiran yang ada di Biara Mafra serta sebuah kapel kecil di Portugal. Rancangan Neo Klasik yang terdapat di semua dinding di bangunan ini masih dipertahankan keasliannya hingga sekarang begitu juga tata letak ruangan-ruangan di dalamnya termasuk taman yang ada di halaman belakang. NAma Senado Loyal diambil dari ungkapan Raja Portugis Dom John IV di tahun 1654. Saat itu ia berkata “ City of our name of God Macau. There is none more loyal.” 

Kini kita bisa mengunjungi galeri yang berada di San Ma Lo no. 163 ini pada pukul 09.00 -21.00 setiap hari kecuali pada hari Senin. Sedangkan jika ingin menikmati taman di bagian belakang gedung kita bisa datang setiap hari sejak pukul 09.00 – 21.00. 


12. Senado Square 



Sudah berabad-abad lamanya Senado Square menjadi pusat kota Macau. Di sini berbagai acara-acara publik juga acara perayaan hari-hari besar digelar. Alun-alun Senado ini dikelilingi oleh bangunan-bangunan bersejarah seperti bekas Gedung Senat serta kuil Sam Kai Vui Kun. Di sini pula surga belanja dan kuliner bagi para wisatawan. 

13. Sam Kai Vui Kun (Kuil Kuan Tai) 



Kuil yang berada di alun-alun pusat kota Macau tepatnya didekat St. Dominic Market ini bisa dikunjungi pada jam 08.00 – 18.00. Keaslian kuil ini masih terjaga dengan baik hingga saat ini. 

14. Holy House of Mercy 



Bangunan yang didirikan oleh Uskup pertama dari Macau pada tahun 1569 ini sekarang merupakan sebuah museum. Kita bisa datang ke museum yang berada di kawasan Senado Square ini setiap hari kecuali pada hari Senin pada jam 10.00-1.00 dan 2.30-5.30. Harga tiket masuk museum ini adalah MOP$5. Sedangkan bagi pelajar dan orang tua yang berusia diatas 65 tahun bisa masuk ke museum ini gratis. 

15. KAtedral 



Gereja katolik yang berada di Cathedral Square No.1 ini dibuka mulai jam 7.30-06.30. Uniknya katedral ini pada awalnya dibangun dengan taipa yaitu material tanah yang dicampur dengan jerami. Katedral ini dipugar pada tahun 1780. PAda saat itu pelyanan keagamaan dipindahkan untuk sementara waktu ke kapel lama Holy House of Mercy. Bangunan Katedral ini dilengkapi dengan lonceng kembar dan eksteriornya dibalut dengan plester Shanghai. 

16. Lou Kau Mansion 



Mansion yang berada di Travesca da Se no.7 ini dibangun pada tahun 1869. Dulunya bangunan ini merupakan rumah Lou Kau yang merupakan pedagang China terkenal meiliki rumah-rumah indah di kota pada saat itu. Rumah tua ini terletak didekat Senado Square da Cathedral Square. Kita bisa berkunjung dan memasuki bangunan tradisional Cina yang terdiri dari dua lantai ini setiap hari kecuali hari senin mulai jam 10.00-18.00. 

17. Gereja St. Dominic



Gereja St Dominic yang berada di alun-alun St. Dominic ini bisa didatangi setiap hari pada jam 10.00-18.00. Gereja tua ini dibangun oleh tiga pendeta Dominika Spanyol yang berasal dari Acapulco Meksiko pada tahun 1587. Ada hubungan persaudaraan antara gereja St.Dominic dengan Our Lady of the Rosary. Gereja ini juga menjadi tempat pertama diterbitkannya surat kabar Portugis di Cina. Surat kabar tersebut terbit pada tangal 12 September 1822 dengan nama A Abelha da China (China Bee). Dibelakang bangunna gereja terdapat sebuah museum kecil yang bernama Museum Seni Suci. Museum yang dulunya merupakan menara lonceng ini sekarang telah memamerkan koleksinya berupa 300 artefak. 

18. Ruins of Paul’s 



Bangunan yang didirikan pada tahun 1602-1640 ini dulunya merupakan Gereja Mater Dei. Pada tahun 1835 bangunan ini terbakar dan habis dilalap api. Sekarang tempat ini merupakan sebuah Museum of Sacred Art and Crypt. Kita bisa berkunjung ke sini setiap hari pada jam 09.00-18.00. Pada hari Selasa tempat ini buka pada jam 09.00-14.00. Di dekat reruntuhan gereja tua Mater Dei ini juga terdapat St.Paul College dan Mount Fortress. Ketiganya dikenal sebagai Acropilis Macau. 

19. Kuil Na Tcha 



Kuil ini menjadi lambang multicultural di Macau karena berada di sebelah Ruins of St.Paul. Tempat yang berada di Calcada de S.Paulo no.6 ini buka pada jam 08.00-05.00. Kuil ini dibangun pada tahun 1888 dan didedikasikan untuk menyembah Na Tcha. 

20. Bagian dari Tembok Kota Tua 



Benteng peninggalan bangsa Portugis ini dibangun pada awal tahun 1569. PAda jaman dahulu Portugis selalu membangun tembok pertahanan di sekitar pemukiman dan pelabuhan. Tembok besar ini dibangun dengan material yang dikenal dnegan nama chunambo. Yaitu campuran dari tanah liat, pasir, jerami padi, batu yang dihancurkan serta cangkang tiram. Semua material ini kemudian dipadatkan dalam lapisan-lapisan. 

21. Benteng Gunung 



Ini merupakan benteng yang dibangun pada area seluas 10.000 meter2. Bangunan benteng ini berbentuk trapezium dnegan keempat sudutnya berupa bangunan khas benteng yang ada di eropa. Benteng yang ini dibangun untuk pertahanan militer utama kota pada tahun 1617-1626. JAdi tidak mengherankan jika di benteng ini juga dilengkapi dnegan meriam, barak militer, sumur serta gudang senjata. Konon gudang snejata ini mampu menampung pasokan amunisi yang cukup digunakan hingga 2 tahun yaitu selama masa pengepungan berlangsung. BEnteng ini dibuka setiap hari kecuali hari Senin pada jam 07.00-19.00 

22. Gereja St.Anthony 



Gereja yang berada di St. Antonio Square ini ketika pertama kali dibangun sekitar tahun 1560 merupakan bangunan dari bambu dan kayu. Ini merupakan salah satu gereja tertua di Macau. Gereja ini sudah beberapa kali dibangun dengan tampilan terakhir yang bisa dilihat saat ini merupakan hasil pembangunan tahun 1930. Gereja ini dulu sering digunakan untuk menikah para tentara Portugis, sehingga dijuluki sebagai Cina Fa Vong Tong atau gereja Bunga. Kita bisa mengunjungi gereja ini pada jam 7.30-05.30. 

23. Taman Casa 


Sebelum menjadi gallery, tempat Ini merupakan sebuah rumah yang dibangun pada tahun 1770. Awalnya bangunan ini merupakan rumah tinggal seorang pedagang kaya asal Portugis bernama Manuela Pereira. Kemudian tempat ini disewakan pada East India Company hingga saat ini bangunan ini menjadi markas bagi Oriental Foundation. Kita bisa mengunjungi galeri yang berada di samping Camoes Square ini setiap hari kecuali hari Sabtu pada jam 09.30-06.00. Sedangkan jika ingin mendatangi taman Casa kita bisa datang pada jam 09.30-18.00. 


24. Pemakaman Protestan 



Pemakaman protestan yang berada di sebelah Taman Casa ini bisa dikunjungi pada jam 8.30-17.30. Di tempat ini juga dibangun kapel yang dikenal sebagai Kapel Morrison pada tahun 1821. Kapel ini dibangun untuk menghormati Robert Morrison yang hidup pada 1782-1834. Di tempat ini dimakamkan tokoh-tokoh Portugis dan Cina teremuka. Termasuk Goerge Chinnery yaitu seniman penting keturunan Inggris –Cina yang hidup pada tahun 1774-1852. 

25. Benteng (+ Kapel dan Mercusuar) Guia 



Benteng Guai yang dibangun pada tahun 1622 dan 1638 ini tidak hanya berdiri sendiri. Didalamnya juga dibangun Guai Chapel. Chapel ini didirikan dan ditinggali oleh biarawati Klaris sebelum ia mendirikan Biara St. Clare. Di sini juga terdapat Mercusuar modern pertama yanga da di pantai Cina. Mercusuar yang dikenal sebagai Guia Lighthouse ini didirikan pada tahun 1865. Kita bisa mengunjungi benteng ini setiap hari pada pukul 09.00-17.00. Sayangnya kita mercusuar tidak dibuka untuk umum. Sedangkan Kaple bisa dikunjungi setiap hari pada jam 09.00-18.00. 

Bahan Bacaan : 

http://id.macautourism.gov.mo/ 
https://id.berita.yahoo.com 
https://www.anakjajan.com 
http://travel.kompas.com/ 
http://travel.detik.com/







Reaksi:
25

25 komentar:

  1. Rame banget ya tempat di Macau yang asik dan indah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya serame foto-foto di postinganku mas ... :D

      Hapus
    2. Kapan yah Mbak Astri saya bisa jalan jalan ke Kota Macau
      Kelihatanya ramai dan Banyak nilai seni dan Budaya nya :)

      Hapus
    3. Ikutan lomba blog Macau ini aja mas ... siapa tahu bisa ke Macau ... masih ada waktu kok sampai tanggal 30 September nanti :D

      Hapus
  2. di Macau kelihatannya banyak bangunan klasik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada 25 warisan budaya di MAcau yang sudah diakui Unesco sebagai warisan budaya dunia... termasuk didalamnya adalah bangunan klasik mak :)

      Hapus
  3. waooww.. komplet bgt bangunan bersejarahnya mba Astri.. semoga terpilih ya mba tulisannya x-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. MAksih ya atas doanya dan kunjungannya juga rika :)

      Hapus
  4. Keren-keren bangunan peninggalan sejarahnya. Tapi bangunan peninggalan sejarah di Indonesia tidak kalah keren juga dengan di Macau. Ahayyy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saking banyaknya bangunan keren di Indonesia maka pemerintah malah kewalahan merawatnya :D

      Hapus
  5. huwaaa, macau keren juga ya :) good luck mak

    BalasHapus
  6. Macau cocok banget buat yg doyan heritage track ma mbak ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya mak ... sepertinya cocok buat diriku juga :D

      Hapus
  7. waaa mbak ajakin sya ke sini donk wkwkwk...senado squarenya pengen... keren yax angle fotonya senado square waaa pengen moto di situ juga hahaha smga sukses mbak mantap dah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ikutan aja lomba blog nya macay dan vivalog angki :D

      Hapus
  8. Selamat sore Mbak Astri, kunjungan perdana dan salam kenal yah Mbak..?
    Baru tau nih Mbak kalau Macau Kota Warisan Budaya, Bagus Kota nya ya Mbak :)

    BalasHapus
  9. Kunjungan siang Mbak Astri kembali simak keindahan Kota Macau

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suka banget ya kayaknya dnegan MAcau ...buruan nulis tentang Macau dan ikutan lomba nya ........... good luck ya :D

      Hapus
  10. banyak juga ya mba warisan budaya dunia di kota macau ini. Walaupun belum pernah kesana, setidaknya tempat2 yg menjadi warisan budaya dunia di macau ini saya tahu setelah membaca artikel mba Asrti :) makasih mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas Atensi nya mas Eka :D

      Hapus
    2. sama-sama mba Astri :) terima kasih juga atas kunjungannya ke blog saya :)

      Hapus
  11. Balasan
    1. Insya Allah kalau jadi impian pasti bisa ke Macau mas :)

      Hapus