Minggu, 29 Juni 2014

Menikmati Bogor Di Hotel Pajajaran Suites


Hari Rabu siang tangal 18 Juni 2014 aku berangkat ke Bogor. Karena hari sudah siang dan memburu waktu agar tidak terlambat tiba di Bogor, akhirnya aku memilih untuk naik kereta commuterline menuju Bogor dari stasiun Kramat Sentiong yang jaraknya cuma sejengkal dari rumah. 

Perjalanan ke Bogor aku tempuh selama kurang lebih 1,5 jam.
Sampai di stasiun ojek jadi pilihan tunggal karena aku sudah sangat terlambat. Dengan membayar Rp 20.000 tukang ojek mengantarku ke Pajajaran Suites Hotel Bogor dalam waktu tidak lebih dari 10 menit. 

Ternyata sampai di hotel acara sudah dimulai. Tapi karena aku masih memakai kostum casual, akhirnya aku putuskan untuk mengambil kunci kamar dan mengganti pakaian dengan baju semi resmi. Aku mendapatkan kamar 711 yang berada di lantai paling atas yaitu lantai 7. 
Kesan pertama memasuki kamar sangat menyenangkan. Aku bisa melihat pemandangan kota Bogor dari kamar. Kamarnya juga tida terlalu kecil dan tidak terlalu besar. Jadi sangat nyaman. Tidak berlama-lama di dalam kamar, setelah ganti baju aku langsung ke ruangan meeting. 

Di depan lift tersedia kursi yang nyaman, sehingga aku tidak perlu capek berdiri. Ternyata ada banyak ruangan meeting di hotel ini. Aku sedikit bingung menemukan ruangan tempat acaraku berlangsung. Namun staf hotel yang ramah menunjukkan sekaligus mengantarku hingga di depan ruangan meeting. 

Di hotel ini aku akan menginap selama 3 hari 2 malam. Ada acara penilaian proposal dana bantuan sosial yang diselenggarakan oleh Direktorat PKLK kemendikbud. Tidak banyak orang yang ada dalam ruangan meeting. Hanya sekitar 30 orang saja yang semuanya bertugas menilai kelayakan proposa. 


Sambil menikmati kopi dan snack sore, aku pun terinspirasi mengerjakan penilaian proposal di tepi kolam renang. Kolam di sini sangat unik. Letaknya di atas dan dari sini kita bisa melihat pemandangan di bawahnya. 

Makan pagi, siang dan malam sangat variatif dan enak. Bahkan aku terkesan dengan hidangan ala sunda yaitu sayur asem, ikan asin dan sambel lalapan yang dihidangkan pada hari kedua. Tempat makannya juga tidak kalah menarik dengan kolam renang. Dari tempat makan ini kita bisa melihat pemandangan empang dan sawah di bawahnya. Selain itu juga ada kolam kecil di tepi tempat makan yang berisi ikan koi besar-besar. 

Aku bisa melihat matahari terbit dan indahnya kota bogor di pagi hari ketika bangun tidur. Begitu juga pada malam hari, lampu-lampu kota yang berkelap-kelip bisa terlihat dengan indah. Di kamar mandi tersedia shampo dan sabun dalam wadah yang menempel di tembok dekat shower. Jadi kita bisa memakai shampo dan sabun cair sesuai dengan yang kita perlukan. 

Setiap kali aku kembali ke ruangan setelah istirahat, sudah tersedia air mineral yang baru di atas meja. Bahkan pada hari kedua kami diberikan compliment berupa jus buah segar dalam botol plastik. Ini adalah hal yang belum pernah aku temui ketika meeting di hotel lain. 

Karena hotel ini letaknya di dalam kota, maka pada malam hari kita bisa menikmati berbagai pilihan warung tenda di sekitar jalan Pajajaran. Selain itu kita juga bisa ke Mall Jambu Dua yang letaknya tidak begitu jauh dari hotel.  Walaupun hotel ini lebih cocok untuk meeting, tapi suatu hari nanti aku berencana kembali menginap di sini jika ke Bogor bersama keluarga. 
Reaksi:
0

0 komentar:

Posting Komentar