Selasa, 22 Oktober 2013

Wonderful Indonesia - Menikmati Senja di Dermaga Pulau Pramuka



Senja di kala matahari terbenam memang selalu indah. Menikmati senja di dermaga Pulau Pramuka bisa dilakukan sambil memancing ikan. Dermaga ini merupakan tempat yang sangat nyaman. Ada kanopi yang bisa melindungi kita dari hujan ataupun panas matahari. Di sana juga ada bangku untuk duduk santai menkmati matahari tenggelam perlahan di balik Pulau Panggang yang tidak begitu jauh di depan Pulau Pramuka.



Alun-alun Kabupaten 
Pulau Pramuka merupakan ibukota kabupaten Kepulauan Seribu. Di sini juga terdapat kantor Taman Nasional Kepulauan Seribu. Pulau Pramuka sendiri adalah salah satu pulau yang berpenduduk dengan luas pulau hanya 9 hektar. Penduduk di sini sangat ramah karena mereka sudah terbiasa dengan para tamu yang datang ke pulau ini.
Peta Pulau Pramuka 
Di dekat dermaga, terdapat pusat informasi Pariwisata. Di depannya ada papan besar berisi peta Pulau Pramuka. Jadi jangan takut tersesat jika berkeliling di Pulau ini. Kita bisa berkeliling di Pulau Pramuka dengan berjalan kaki. Atau kita juga bisa menyewa sepeda yang disediakan oleh home stay. Harga sewa sepeda Rp 10.000 untuk satu jam pertama dan Rp 5.000 untuk jam berikutnya.

Berjalan-jalan Di Dermaga


Dermaga Pulau Pramuka 
Ada beberapa dermaga di Pulau Pramuka. Namun dermaga yang paling nyaman digunakan untuk menikmati Sunset adalah dermaga kapal nelayan yang berada di dekat hutan kecil di tepi pantai. Dari dermaga ini kita bisa langsung melihat air laut yang ada di bawah dermaga. Ombak yang tenang membuat tempat ini menjadi primadona para pemancing. Suasana senja terasa romantis arena angin bertiup tidak begitu kencang di sini.


Memancing 
Berjalan-jalan di dermaga bisa kita lakukan pada sore hari yaitu sekitar jam 16.00. Pada jam ini biasanya para nelayan membongkar muatan kapal. Hasil tangkapan ikan mereka lelang dan para pedagang akan membawanya ke Jakarta setelah ikan-ikan itu dikemas dalam sterofoam yang sudah diisi es. Sebagian ikan akan diolah oleh penduudk setempat menjadi bandeng cabut duri, ikan asin juga sate gepuk. Sate gepuk sebenarnya mirip dengan otak-otak ikan.
Ojek Perahu 
Jika ingin pergi ke pulau-pulau di sekitarnya seperti Pulau Panggang, Pulau Semak daun atau melihat penangkaran hiu di Nusa Resto, kita bisa naik ojek perahu. Harganya cukup murah yaitu Rp 3000/orang untuk sekali jalan. Sayangnya ojek perahu ini hanya ada sampai pukul 6 sore. Jika menginginkan di Pulau di sekitarnya hingga malam hari maka kita harus menyewa perahu.

Mengunjungi Tempat Penangkaran Penyu Sisik


Tempat Penangkaran Penyu Sisik 
Kita bisa mengunjungi tempat penangkaran penyu sisik yang berada di dekat kantor Taman Nasional. Di depan penangkaran ini terdapat pantai berpasir putih, dan inilah satu-satunya pantai berpasir yang ada di Pulau Pramuka. Masuk ke tempat ini tidak dipungut biaya.
Penyu Sisik 
Di tempat penangkaran penyu kita bisa melihat anak penyu yang baru menetas (tukik) di dalam bak besar. Ada juga indukan atau penyu sisik yang sudah besar dan siap kawin. Jika cangkang tukik ini sudah keras maka anak-anak penyu ini akan dilepas di laut. INi bertujuan agar anak-anak penyu ini tidak dimakan oleh predator. Kita juga bisa lho mengikuti acara melepas tukik ini. Informasinya tentang kapan waktu pelepasan tukik ini bisa kita tanyakan di kantor Taman Nasional Kepulauan Seribu
Tukik 

Taman Mangrove


Taman Mangrove
Sebenarnya ini adalah salah satu sudut hutan mangrove yang ada di Pulau Pramuka. Tempatnya tepat di depan kantor Taman NAsional Kepulauan Seribu. JIka kita ingin menanam mangrove, maka kita bisa membeli bibit yang banyak dijual oleh penduduk. Harga satu polibag bibit adalah Rp 1.000.
Bibit Mangrove 
Di sini kita bisa berkeliling dengan menyewa kano. Biayanya sekitar Rp 30.000 untk keliling selama ½ jam. Sayangnya aktivitas ini hanya bisa kita lakukan pada saat air pasang. Jika air surut maka kita cukup berjalan kaki. Di antara tanaman bakau ini kita bisa menemukan kerang. Karena tanah dalam hutan bakau ini berlumpur, jadi kita harus memakai sepatu bot.

Di sini banyak sekali pohon-pohon mangrove darat dan sukun yang besar. Jadi kita bisa bersantai dnegan duduk di bangku dari semen yang ada di sana. Jika kita ingin melihat Pulau Pramuka dari atas, maka kita bisa naik ke menara.
Sisa-sisa Kapal Pelaut Bugis 
DIantara pasir putih di dekat menara ini ada sebongkah besi tua. Ini merupakan bukti bahwa cikal bakal penduduk Pulau ini adalah dari Bugis. Besi tua itu adalah sisa-sisa kapal Bugis yang terdampar.

Diving dan Snorkeling

Tidak perlu menyelam hingga ke laut yang dalam, dengan memakai alat snorkeling kita sudah bisa menikmati keindahan bawah laut. Jika ingin snorkeling kita bisa menyewa perahu dengan biaya Rp 350.000 yang bisa diisi oleh 10 orang. Perahu ini akan mengantar kita ke spot yang bagus seperti spot Coral juga ke pulau-pulau sekitar Pulau Pramuka seperti Pulau Semak Daun dan Pulau Air.

Perlengkapan Snorkeling berupa jaket, pin dan masker bisa disewa seharian dengan biaya Rp 30.000. Para pemandu snorkeling juga siap membantu dengan honor Rp 100.000 – 15.000. Biasanya satu pemandu bisa memandu 5-7 orang.
Acropora
Keindahan bawah laut Pulau Pramuka sangat sayang jika dilewatkan. Laut Pulau Pramuka seringkali digunakan untuk berlatih menyelam sebelum para penyelam menyelam laut di Bali. Ini karena laut di sini sudah gelap pada kedalaman 10 m. Sedangkan laut di Bali ruang gelap baru akan ditemukan pada kedalamn 30 m.

Perlengkapan diving bisa disewa dengan harga Rp 35.000 selama 2-4 jam. Jika menginginkan jasa pemandu kita bisa membayar dengan harga Rp 200.000 untuk memandu 3 orang. Perahu yang akan mengantar sampai ke spot bisa disewa dengan harga Rp350.000 – Rp 400.000.
Pocilopora
Sambil menyelam kita juga bisa melakukan adopsi coral. Coral yang kita tanam nantinya akan dipelihara oleh pihak taman nasional. Sewaktu-waktu kita bisa datang lagi dan melihat coral yang kita tanam. Jadi selain berwisata kita juga bisa membantu menyelamatkan kehidupan biota laut di sekitar Pulau ini.

Perjalanan ke Pulau Pramuka.
Speed Boat Di PAntai Maria Ancol
Dengan biaya 200 ribu per orang speedboat yang berangkat sehari sekali pada pukul 8.00 dari pantai marina Ancol akan mengantar kita ke Pulau Pramuka. Perjalanan selama 1 jam terasa menyenangkan dalam ruangan ber AC bersama kurang lebih 20 penumpang lainnya. Jika ingin menikmati angin laut kita juga bisa naik di atas boat. Sesekali boat akan berhenti karena mesin terlilit plastik atau menabrak sampah yang ada di laut. Speedboat ini akan kembali ke Jakarta dari dermaga Pulau Pramuka pada jam 14.30. Tiket speedboat ini bisa dipesan sebelumnya. Biasanya pada akhir minggu kita bisa kehabisan tiket kalau tidak memesannya terlebih dahulu.
Kapal Kayu 
Ada juga kapal kayu yang harga tiketnya lebih murah yaitu 52 ribu/orang. Kapal ini berangkat dari pelabuhan nelayan Muara Angke pada jam 7.00 dan 12.00. Begitu juga dari dermaga Pulau Pramuka, jam keberangkatan kapalnya sama yaitu pada jam 7.00 dan 12.00. Kapasitas kapal kayu ini juga lebih banyak dari speedboat yaitu antara 50 – 100 orang. Sayangnya tiket kapal kayu ini tidak bisa dipesan sebelumnya. Jadi kita hanya bisa membeli tiketnya beberapa saat sebelum kapal berangkat. Waktu tempuh kapal kayu sekitar 2-3 jam dari Jakarta ke pulau Pramuka atau sebaliknya.

Menginap.

Jika ingin bermalam di Pulau ini ada sekitar 157 pintu homestay yang siap dijadikan tempat menginap. Homestay ini berada di pinggir pantai dan ada juga yang di tengah perkampungan penduduk. Setiap satu homestay bisa digunakan menginap hingga 10 orang. Ada homestay yang berisi 1 kamar dan ada juga yang 2 kamar. 

Harga setiap homestay bervariasi antara Rp 300.000 – Rp 500.00/ malam. Harga ini tergantung dari letak homestay dan juga ketersediaan kamar. Pada hari biasa harga homestay bisa berbeda sekitar Rp50.000 – Rp 100.000 dibanding harga menginap di akhir minggu. 

Para pemilik homestay juga menyediakan jasa catering. Untuk setiap kali makan kita hanya perlu membayar Rp 20.000 untuk satu orang. Pemilik homestay biasanya akan menawakan kepada kita menu pilihan. Jika datang rombongan sekitar 10 orang kita juga bisa lho meminta pemilik homestay menyediakan menu makan malam dengan ikan bakar yang lengkap. Jadi kita bisa menikmati pantai dengan membakar ikan bersama-sama teman atau keluarga. 

Kuliner dan Oleh-Oleh. 

Ada sarapan khas penduduk Pulau Pramuka yang disajikan bersama teh manis. Nama makanan ini cukup asing di telinga saya sehingga saya pun tidak bisa mengingat namanya. Hanya saja bentuk makanan ini sangat khas dan menarik. Makanan ini adalah kacang hijau yang direbus kemudian ditumbuk halus, diberi gula dan digoreng dengan tepung. Cara menggorengnya sepertinya menggunakan cetakan khusus sehingga bentuknya bisa mekar seperti kelopak bunga. Kalau dimakan tepung ini terasa renyah dan kacang hijaunya terasa manis. 
Sarapan Ala Pulau Pramuka 
Oleh-oleh khas pulau ini adalah keripik sukun, ikan asin, bandeng cabut duri serta sate gepuk. Sate gepuk dan ikan asin sebenarnya banyak dihasilkan oleh penduduk Pulau Panggang yang berada di dekat pulau Pramuka. Harga ikan asin di Pulau ini 1/3 kali lebih murah dibanding di Jakarta. Jika diJakarta kita embeli ikan gabus seharga Rp100.000/kilo, maka di sini kita cukup membayar Rp30.000/kilonya. Lagi pula ikan asin di sini tanpa bahan pengawet sehingga rasanya lebih gurih. Sate gepuk adalah ikan yang dihaluskan, ditempelkan pada belahan batang bambu, kemudian dikukus dan dibakar.

Jika kamu ingin melihat Wonderful Jakarta lainnya bisa lihat di sini: 




Foto-foto adalah koleksi pribadi dengan inspirasi tulisan dari halaman Wonderfull Indonesia , Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu 

Ingin inspirasi destinasi menakjubkan yang lainnya di Indonesia? Silahkan mampir di Website Indonesia Travel 

Tulisan ini diikutkan dalam Wonderfull Indonesia Blogging Contest

Reaksi:
0

0 komentar:

Posting Komentar